Friday, February 20, 2015

Kepalsuan Yang Ada

Cerita yang berubah seiring waktu
Terbius dalam setiap kata yang terbaca
Entah benar entah salah....
Terbawa kedalam hati
Tercerna diotak
Terbawa dalam langkah dan
Terjadi dalam kehidupan
Cerita yang berubah dari nyata menjadi hayal
Ilusi tersisa dalam penghayatan
Makna yang sesungguhnya terkikis
Terhempas dan hilang
Andai benar ceritamu, mengapa kau abaikan ceritaku
Andai benar perjuanganku, mengapa kau batasi setiap gerakku
Hingga tak mampu aku berbuat
Hingga tak bisa aku berucap
Dalam kepalsuan ceritamu aku hanya mendengar
Dalam kepalsuan tentang sebuah mimpi
Aku tak lelap, deritaku bersamamu akan berakhir seiring dustamu yang semakin kentara.
Aku, perjuangan dan ambisiku tentang sebuah pembebasan.
Cukuplah sudah Cerita palsumu wahai si penjajah...

@BLC
2015/2/20
PhaulHeger

Saturday, February 14, 2015

Sa Hanya Mengikuti

Sa tratau apa yang sesungguhnya
sa juga hanya berdasar pada kenyataan
dari cerita yang diturunkan
sa bukan bagian dari pelaku di zaman itu
sa ada disaat ini sebagai kelanjutan
yang akan setia digaris bersama
untuk perlawanan terhadap si penjajah


Sa hanya mengikuti tanpa terpaksa
tidak berharap bahwa ini mimpi
yang jadi teman malam
atau ini hanya hayalan separatis
ini fakta berdasar apa yang sa ikuti
sa tetap optimis, saat itu akan tiba
tra sia-sia apa yang diperjuangkan

Kalo bisa untuk sa bergerak
sa tetap bergerak, tra menunggu
karena jalan panjang ini sudah hampir sampai
ayo sama-sama untuk kemerdekan
ayo sama-sama untuk usir penjajah.


By. Phaul Heger
@Sudut Kota Kolonial 2015