Tuesday, December 30, 2014

Sudah Cukup

Sudah cukup Tanawani dibunuh oleh Indonesia
Sudah cukup Steven Suripati di bunuh oleh militer Indonesia
Sudah cukup Arnold Ap dibunuh oleh Indonesia
Sudah cukup Dr. Thom Wainggai di bunuh oleh Indonesia
Sudah cukup Obed Tabuni dibunuh oleh Indonesia
Sudah cukup Theys Eluay di bunuh oleh Indoensia
Sudah cukup Mako Tabuni dibunuh oleh Indonesia
Sudah cukup Yawan Wayeni dibunuh oleh Indonesia
Sudah cukup Wamema berdarah
Sudah cukup Sorong berdarah
Sudah cukup Biak berdarah
Sudah cukup Wasior beradarah
Sudah cukup Abepura berdarah


Dan masih banyak lagi yang bisa kami uraikan semua peristiwa brutalisma militer Indonesia yang membunuh orang Papua secara tidak manusiawi dan biadab.


Hal ini pun terjadi karena satu pekerjaan rapi AGEN BIN dan networknya yang tampil berbeda dengan wajah KASKADO, wajah Singa bertopeng seperti Harimau buas yang menerkam kapan saja...


Catatan Herman Wainggai
Diplomat NFRPB

Monday, December 22, 2014

Aku Bertipu Aku Berkhianat Terhadapmu

Bertahun aku berhibur diri
Bersyair tentang pengorbanan
Berlagu tentang penindasan
Berdendang tentang aspirasi Papua Merdeka
Hanya untuk hidupku
Agar aku tidak lapar
Agar aku tidak mati
Di tengah arus dan gelombang kemajuan negeri orang ber-uang
Kwa...wa wa wa wa .....
Aku terpaksa mengejar kehidupan berada
Aku terpaksa berdua tuan: Tuan orang Papua dan Tuan Penguras Tanah Papua
Dua muka dua hidung dua suara ......
Suara Papua Merdeka dan Suara Bersama Republik
Tidak kusadari tidak ku tahu
Tangan2ku berdarah
Membuat Negeri itu semakin berdarah
Pantaskah aku bersama engkau para pejuang Papua Merdeka?

Wednesday, December 17, 2014

Negara Edan

di sini,
harus korupsi baru bisa makan
harus membunuh baru bisa hidup
harus suap baru bisa damai
makanya,
banyak orang baik dianggap gila
banyak orang jujur dianggap bodoh
banyak orang bijak dianggap sia-sia
negara edan
negara kaum terkutuk...

by Jance Nasira, 2003
(Kumpulan Pusi, Jance Nasira, 2003)