Tuesday, December 25, 2012

Selamat Natal Bapa & Mama

Membisu dalam hening detik menit terganti
Jauh disana tanah air, sanak keluarga
disini.....ku merenung seorang diri
dibawah remang cahaya kerlipan lampu natal

Kasih dan damai......,

Kelahiran sang Penebus dosa
ku rayakan sendiri tak lagi bersama mereka
Ayah, Ibu Juga kakak dan adik
Tuhan jaga dan sertai....

Lantunan lagu-lagu natal menambah rindu
suara lonceng berdentang ingatkan saat-saat bersama
kerinduan yang dalam hanya bisa tersimpan dihati
untuk kesekian kalinya aku tak bersama mereka.

Ku hanya bisa ucapkan, 

selamat Natal Bapa dan Mama
ku hanya bisa sampaikan salam rindu di malam natal
untuk kakak dan adik serta handai tauland
waktu jua akan mempertemukan kita.


By. Phaul Heger
@Maguwo
24-12-12

Wednesday, December 19, 2012

Puisi Papua | Ingatkan Diriku

"Ingatkan Diriku"

Malam membisu, sepi mencekam 
Tak lagi terdengar suara penghibur malam 
Seakan alam ikut berduka bersama jiwa yang merana
Raga tersiksa hidup terpaksa derita yang kian bertambah……….

 Dalam renung angan berkelana
Ingatkan diriku betapa pedih jalan ini
Ingatkan diriku mereka yang telah pergi
Ingatkan diriku perih hati yang mereka rasa
Ingatkan diriku akan masa depan di jalan ini

Datang  dalam senyuman berlalu tanpa pesan
Bukan takdir pencabut yang hadir
Ganasnya sang penjajah melihat gerak mu
Dibalik senyum mereka…….
Ambisi  berselimut kata persatuan
Dibalik senyum mereka…….
Ambisi terselip untuk kepentingan
Hanya tanah yang kau inginkan……..
mengapa harus kau bunuh penghuninya ?

By. Phaul Heger
@Maguwo 19-12-2012

Sunday, December 16, 2012

Puisi Papua | SUARA HATI RAKYAT PAPUA

Untuk Bapak Susilo Bambang Yudoyono
Puisi Raka Aditia

Kami pun sama seperti mereka...
Ingn hidup  tentram damai sentosa..
Kami hanya ingn merdeka..
Karna kami merasa tercampa dari negri indonesia...

Kami tumbuh d negeri indonesia...
Namun indonesia menelantarkan kami d sini...
Mereka menganak tirikan kami...
D mana keadilan tuk kami...

Pulau kami kaya akan rempah"..
Logam dan emas pun ada d sana...
Namun mengapa pulau kami termisikin d indonesia..
Itulah yg membuat kami ingnkan merdeka...

Bebaskanlah kami wahai Indonesia...
Karna kami ingnkan merdeka...
Sudahilah kekerasanmu d pulau kami indonesia..
Karna kami hanya ingnkan merdeka....


Source : Locker Puisi

Saturday, December 15, 2012

Puisi Papua | Menuju Negeri Emas

 Menuju Negeri Emas

Lelahku telah habis sedetik lalu
Cukup sudah istirahatku
Asaku siap berpacu
Menuju semburat biru itu

 Di dalam bilik kecil hatiku
Gelora jiwa beriak tak henti
Kaki ini akan menuju
Meski jalan mendaki

Ku tahu kerikil terhampar
Terik matahari kan menampar
Sakit dan rasa hambar
Tangis dan doa menghantar
Raga yang kaku terhampar
Hingga malam datang bertukar

 Pungguk enggan bersenandung
Melihat bulan bersinar sendu
Kala negeri berduka pilu
Dimanakah sang bintang pelindung

Sang kejora mengintip dibalik awan
Cukup sudah penantian panjang
Angin subuh  berhembus pelan
Menghantar pergi kabut pagi tenang
Berganti sang surya keemasan

 Bersahut-sahutan Kakatua si penjaga
Nuri bernyanyi tak hentinya
Saat Cenderawasih kibarkan panji kebesarannya
Mambruk sang ksatria melangkah anggun mempesona
Bersama Kasuari sang setia
Mengawal datangnya pagi di negeri emas tercinta



 By Javiera Rosa
Edisi meditasi 10 menit
20/11/2012

Saturday, November 10, 2012

Puisi Papua | Ayo! Semangat 61

Ayo! Semangat 61
 
Dalam angan terbersit sejuta harapan
Ada waktu semua akan terungkap
Tapi kita tak harus berdiam dan berdiam
Aksi dan tindakan mengawal hari-hari

Sudah pasti untuk yang benar dianggap salah
Mereka merampas hak, kita menuntut hak
Tak ada jawab yang sesuai suarapun nyaring
Merdeka dan merdeka !

Mereka..........
Meredam suara nyawapun dirampas
Telah berguguran patriot pejuang  pembebasan
Dengan penculikan hilangkan jejak
Telah penuh penjara-penjara kolonial
Terisi oleh pemuda dan pemudi pejuang kemerdekaan

Ayo Pemuda Papua.....
Ayo pemudi Papua
Tunjukan semangat 61........
Tunjukan keinginan kemerdekaanmu


Ingat....
Kitalah penentu untuk generasi selanjutnya
Jika jiwa tak merasa derita yang sama dalam penjajahan
Jika hati tak ada niat untuk tergerak melawan pendudukan
Jika perasaan seakan hilang, tanpa merasa penderitaan yang sama
Maka penjajahan akan terus ada diatas negeri ini.

Sudah waktunya bagi kita...... Jangan menunggu tetapi ambilah bagianmu
Buka hati, siap maju dengan langkah dalam persatuan kita maju
Lawan yang menghadang, Lawan yang menjajah
Kita Akhiri derita penjajahan ini

Free West Papua !

By. Phaul Heger
@Maguwo 10 November 2012

Saturday, October 13, 2012

Aku dan Harapanku

Harapanku masih terpendam jauh direlung hati
Harapanku masih tinggal didalam angan
Aku tak berharap ini hanya begini
Aku melangkah walau ada rasa enggan

Merintih disaat langkah tersesak
Merintih disaat terantuk langkah terayun
Mencoba bangkit didalam sisa semangat
Melewati batas waktu yang ada

Masih disana, jauh disana
Tak mudah butuh sesuatu
Untuk meraih tak bisa segampang dalam kata
Untuk meraih harus pada tekad untuk maju

Langkah yang lamban tetap pada arah
Walau perlahan tetap maju, berat terus kujalani
Rasa yang hadir tak patahkan semangat
Ku yakin ada nilai terbaik disaat harapanku itu tergapai


By. Phaul Heger @Maguwo 14 Oktober 2012

Friday, October 12, 2012

Kamar Sepi

Kamar sepi dalam diam, membisu menanti tiada pasti kau datang 
kemarin masih disini mendengar suaramu
kini kau menghilang dibalik gelap malam 













Tak tahu harus bagaimana memulai dari awal 
tak tahu harus melangkah memotong waktu 
haruskah biarkan semua berlalu ikuti irama takdir... 

Akankah kau biarkan diriku terus menyendiri 
dalam kehampaan rasa berharap pada hadirmu yang tak pasti 
kau menghilang disaatku membutuhkanmu 

Dirimu selalu begitu.......... 
aku tak minta lebih dari yang tak bisa kau berikan 
aku tak paksa kau menjadi seperti yang orang lain katakan a
ku menyanyangi dirimu apa adanya.....................

Di kamar sepi ini, ku nanti kau kembali..............

By. Phaul Heger
@Maguwo 13 October 2012

Friday, September 21, 2012

Penjajah Dan Penyakit

Tanah Papua. . . . . .
Perlawanan dan perjuangan
Penjajah dan   penyakit
Satu semangat, satu tujuan
Kita melangkah
Satu harapan yang kita kejar

Memang . . . . . . . .masih mudah melawan penjajah
Memang . . . . . . . .semua itu akan timbulkan korban
Nyawa yang melayang dalam perjuangan. . . . .

Namun . . .  . . . . . .
Disaat yang sama, roda terus berputar
Perjuangan yang berjalan. . . . . .
Musuh didalam, penyakit mematikan
Jadi bagian yang harus kita sadari untuk dilawan.

Perlawanan dan perjuangan
Penjajah dan penyakit
Cepat dalam bertindak
Bebaskan Papua dari penyakit mematikan
Mari kita sadari, mari kita mulai. . . . . . . .
“Mati karena perjuangan pembebasan lebih mulia
Daripada mati karena penyakit HIV/AIDS






By. Phaul Heger @X-Urang September 2012

Friday, August 17, 2012

Aku dan Pikiranku


Sejenak aku merenung  didalam hayal malam sepi
Terjebak dalam ilusi hayalan yang indah
Dalam buaian bak mimpi hanya cerita dalam pikiran
Tiada nyata saat aku terbangun

Ku ingin ini nyata, bukan sekedar embun yang hadir dipagi hari
Ku ingin terus ada didalam semangat walau sejuta sesal didada
Tetap pada langkah yang maju sedetikpun tak mundur
Biar melambat tetap menuju tujuan

 








Jalan yang ku tempuh belumlah sampai pada akhir
Serasa berat  hari-hari yang terlewati
Namun aku tetap dan harus berani
mengambil langkah tak diam ditempat



Aku dan pikiranku.
Perlahan namun pasti
Tetap melangkah dan tak pernah untuk mundur.
Maju bersama semangat yang ada
Wujudkan sejuta mimpi yang ada.

@Phaul Heger
Maguwo 17 Agustus 2012



Friday, July 13, 2012

Tak Mampu


Kulirik waktu yang berlalu pergi
Pagi ….hampir tiba
Namun mata ini semakin tak bisa untuk terpejam
Bayang-bayang pagi hampir datang tetapi diri ini masih ditepian pembaringan
Menatap langit-langit penuh harap
Menyatu dalam angan terbawa hampa
Oh hidup mengapa harus seperti ini
Sampai kapan ?
Tanya yang hadir  disela lamunan

 Berharap dimasa ini akhir dari perjalanan panjang
Sebuah harapan dan cita-cita yang telah ada sejak dahulu
Aneh dan aneh harusnya mereka sadar tanah ini sudah bebas
Harus mereka mengakui, ini hak kami!
Menentukan arah dan pilihan jalan kami.
Namun mereka buas, membantai tanpa ampun
Tak harus gunakan senjata untuk meredam suara kebebasan

Nyawa-nyawa telah hilang, tinggallah duka cerita untuk generasi
Jiwa-jiwa pergi mendahului panggilan sang khalik
Mungkin aku juga ada diantara antrian kematian karena perjuangan
Ataukah ?
Ah aku tak mampu membayangkan………………

Inilah jalan  perjuangan, inilah takdir, hidup dan mati ada ditangan Tuhan
Tetapi manusia telah melebihi kuasa Tuhan untuk menghabisi nyawa yang lain
Pekikan kemerdekaan tak lagi lantang karena tertekan
Idiologi terasa hampa walau tak mati
Lekaslah pergi kau yang menjajah, kau memagari kami dengan kekuatanmu
Sadarlah dan sadarlah aka nada balasan untukmu, disaat kau tak lagi mampu
Disaat kau tak kuat melawan arus kebangkitan kaum tertindas
Saat suara-suara yang tertekan menyatu menggetarkan jagat,
saat dimana tak ada lagi pagar yang dapat menahan gejolak amarah yang akan menyingkirkan engkau.

Perlahan namun pasti, kebenaran sejarah itu akan terungkap.
Kebebasan ada di tangan rakyat.
ku akhiri yang terlintas sampai tersalur dilembaran ini.

Free West Papua.

PhaulHeger @Maguwo
14 Juli 2012

Tuesday, June 26, 2012

Puisi Papua | Jiwa Semangat

 Jiwa Semangat

Secangkir kopi menemani malamku menuju pagi
Ribuan hayal hadir mengisi  ruang didalam otakku
Jemari tangan terus menekan tuts demi tuts
Membentuk kata yang terangkai

 Waktupun terus berlalu menemani kesendirian
Semua penghuni jagad tertidur dalam buaian mimpi indah
Disudut ini aku masih termenung, terkenang dan membayang
Gerak langkah hari yang telah lewat


Jumlah bukan ukuran, idiologi terpatri tak hilang
Jiwa semangat itu mendarah didalam daging
Jiwa semangat itu telah menyatu didalam raga
Jiwa semangat itu tellah menyatu didalam jiwa
Kami adalah penerus generasi dari yang terdahulu
Berjuang demi pembebasan negeri yang teraniaya


 Ku syukuri hari-hari yang kami lewati dikota kolonial ini
Tuhan masih memberi kesempatan, tak teraniaya oleh kolonialis tak berperi
Tuhan masih menjaga dalam derak gerak langkah kami
Semua perjuangan ini kami serahkan pada-Mu Sang pemilik jagad raya ini

Oh pagi cepatlah datang agar ku awali langkah baru yang lebih baik bersama semangat yang baru menuju Papua merdeka yang baru.


@Maguwo 27 Juni 2012

Sunday, June 3, 2012

Ini Cinta Kita


Kau cinta tak terpisah mengisi hatiku
Belai dan peluk dikala bertemu
Mesra cinta diantara kita
Seiring dingin malam berlalu









Ku ungkap kata sayang, ku bisik kata rindu
Ku ungkap semua rasa didalam dada
Kau terindah bagiku, tanpa kau tak ada arti

Biarkanlah aku untuk selalu bersamamu
Menjalani hidup yang berlanjut
Menghadapi musim yang berganti
Siang maupun malam, saat duka maupun senang

Bersamamu jalani semua ini,
Ini cinta kita, ini kisah kita
Sampai akhir nanti.

By Phaul Heger
@Maguwo, 4 Juni 2012

Friday, June 1, 2012

Puisi Papua | Ini perjuangan kami

Ini Perjuangan Kami

Semakin hari semakin nyata
Jalan yang kami tempuh
Jalur yang kami ambil
Berat dan berlliku tetap kami jalani

 Ini perjuangan kami
Ini perjuangan kami
Biarkan kami melangkah mengejar ketertinggalan
Biarkan kami menjadi seperti yang kami cita-citakan
Biarkan dan biarkan jangan kau curangi dan nodai perjuangan kami

Sudah cukup kau berikan derita,
Sudah cukup kau buat cerita palsu diatas perlakuan kejimu
Kami tak merampas bagianmu tetapi kami berjuang menjaga bagian kami
Titipan sang ilahi untuk anak cucu kami

Sudah kau ambil dan kuras, kau bagi-bagi pula
Masih tak cukupkah ?
Kau menambah luka penderitaan panjang
Sejarah yang kau putar balikan

Kami  generasi baru, akan bangkit dalam kesadaran
Melawan  tirani sang penjajah, penguasa tak bermoral
Bersama sejarah kami berjuang, menuju kemerdekaan sejati
Merebut kembali kemerdekaan bangsa kami yang  telah kau rampas

Ini perjuangan kami, perjuangan yang  terus menerus
Sampai tercapai masa depan dialam kemerdekaan.
Free west Papua.

@Maguwo, 1 Juni 2012

Wednesday, May 2, 2012

A - Z Motivasi

A : Accept. Terima diri Anda sebagaimana adanya

B : Believe. Percayalah terhadap kemampuan Anda untuk meraih apa yang Anda inginkan dalam hidup

C : Care. Pedulilah pada kemampuan Anda untuk meraih apa yang Anda inginkan dalam hidup

D : Direct. Arahkan pikiran pada hal-hal positif yang meningkatkan kepercayaan diri

E : Earn. Terimalah penghargaan yang diberikan orang lain dengan tetap berusaha menjadi yang terbaik

F : Face. Hadapi masalah dengan dengan benar dan yakin

G : Go. Berangkatlah dari kebenaran

H : Homework. Pekerjaan rumah adalah langkah penting untuk mengumpulkan informasi

I : Ignore. Abaikan celaan orang yang menghalangi jalan Anda mencapai tujuan

J : Jealously. Rasa iri dapat membuat Anda tidak menghargai kelebihan Anda sendiri. Jadi hindarilah

K : Keep. Terus berusaha walaupun beberapa kali gagal

L : Learn. Belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulanginya

M : Mind. Perhatikan urusan sendiri dan tidak menyebar gosip tentang orang lain

N : Never. Jangan pernah QUIT dan PUTUS ASA

O : Observe. Amatilah segala hal sekeliling Anda. Perhatikan, dengar, dan belajar dari orang lain

P : Patience. Sabar adalah kekuatan tak ternilai yang membuat Anda terus berusaha

Q : Question. Pertanyaan diperlukan untuk mencari jawaban yang benar dan menambah ilmu

R : Respect. Hargai diri sendiri dan juga orang lain

S : Self Confidence, Self Eateem, Self Respect. Percaya diri,hargai diri, citra diri, dan penghormatan diri membebaskan kita dari saat-saat tegang

T : Take. Bertanggung jawab atas setiap tindakan Anda

U : Understand. Pahami bahwa hidup berjalan naik turun

V : Value. Nilai diri sendiri dan orang lain, berusahalah melakukan yang terbaik

W : Work. Bekerja dengan giat, jangan lupa berdoa

X : X'tra. Usaha lebih keras membawa keberhasilan

Y : You. Anda dapat membuat suatu yang berbeda

Z : Zero. Usaha nol membawa hasil nol pula

Met b'aktifitas yaa Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴͡

Saturday, April 28, 2012

Kata Semangat !

Tak akan berdiam selama rasa ketidak-adilan terjadi.

Semangat tak padam oleh tekanan situasi.

Sejarah adalah dasar dari Perjuangan.

Cita-cita akan tergapai, setelah melewati jutaan tantangan.

Ini masamu, kau harus sadari, bangkit dan lawan.

Kita kuat bila bersatu.

Wednesday, April 25, 2012

Curhatku, Maafkan Aku Cinta

hari-hari bersamamu membuat cinta dihati semakin tumbuh
hari-hari denganmu lalui semua dalam canda dan tawa
duka dan lara bagian dari cerita kisah kita

maafkan aku bila tak sering jujur
maafkan aku bila tak sempat ucapkan maaf
banyak salah yang telah kubuat jauh sebelum aku bertemu
jauh sebelum kau isi hari-hariku

 kini semua bagian masa laluku akan ku kubur, ku hapus dari memori
biar kisah cinta kita yang akan jadi baru dalam hatiku
aku ingin mencintaimu bukan dengan kata tetapi tindakan
aku ingin ungkapkan sayangku bukan dengan tulisan tetapi dengan bersama
aku ingin mencintaimu di setiap helaan nafas selama aku masih bernafas

kita telah bersama melangkah dalam cinta
ku harap kau maafkan masa lalu yang tak harus diungkap
kuingin bagian dari terbaru dalam kisah kita
dimana ada warna-warna kebahagian yang akan tertulis
aku tak mau lagi melihat matamu membengkak
tak usahlah kau takutkan diriku


aku tak akan pergi meninggalkanmu
aku telah ditalkdirkan bersamamu
berjuta godaan semoga dapat kulewati
berjuta kesalahan semua termaafkan

aku mencintaimu selamanya........




By Phaul Heger
@Timoho, 25/04/2012

Friday, April 20, 2012

Puisi Papua | Satu Untuk Papua

 Satu Untuk Papua

Waktu yang berlalu membuat kita terpecah
Waktu yang berganti membuat kita terlarut 
Waktu yang semakin laju berganti semakin cepat pula kita terganti 

kita dibagi tanpa kita sadari ingin melawan, 
tetapi ia adalah kawan 

ingin membalas tetapi agama melarang 
kita hanya bisa pasrah dalam doa demi satu tujuan 
dan untuk papua satu 


Jika dahulu kita satu, 
maka sekarang dan selamanyapun kita satu 
Jika sekarang kita satu maka tak akan ada yang bisa melawan kita 
Jika selamanya kita satu 
maka kitalah pemersatu bangsa ini 

Saatnya kita bangkit dalam persatuan
Saatnya kita sadari segala upaya perpecahan
melawan sistem yang semakin membuat kita terpecah

satu untuk Papua, kibarkan semangat juang
menuju pembebasan nasional bangsa dan negara
yang bebas lepas dari kolonial. 

By. Phaul Heger
@Maguwo

Thursday, April 5, 2012

Puisi Papua | Lawan Dan Lawan

 Lawan Dan Lawan

Wahai penjajah
dengarkanlah suara jeritan kami
jangan kau terlena diatas penderitaan kami
kau bersembunyi dibalik topeng ambisi
keserakahan, dan kejahatan 

tanah air kami, kau bagi dalam kuasamu
kau redam suara dengan senjata
tanpa ampun dan kesempatan terbebas
teraniaya diatas negeri yang kau jajah

jeritan dalam jeritan
tangisan kepilauan orang-orang yang bantai
generasi yang telah berlalu dengan segudang cerita
kisah-kisah kelam masamu kau paksa dengan cara berbeda
kau penjajah bertopeng

lawan dan lawan!
kami akan bangkit melawanmu
kami akan bangkit menghancurkan dirimu
tembok yang kau buat akan roboh oleh tangan-tangan kami
generasi yang akan bangkit melawanmu

Lawan dan lawan!
semua tindakanmu akan kami lawan
nyawa taruhan, kami siap melawan
hingga kebebasan tanah air kami miliki
Papua yang merdeka!

PhaulHeger 
@Maguwo April 2012

Sunday, April 1, 2012

Puisi Papua | Sang Pejuang

Sang Pejuang

Ku kenang wahai pejuang
langkahmu tegar hadapi hidup
harimu penuh cerita perjuangan
penjara bagian dari kisah kelam







semangatmu tak mati oleh batasan pandangan
terpenjara raga didalam keheningan
engkau tetap semangat meski jalan berliku
suka duka didalam hidup telah kau rasa

banyak cerita kisah usang jadi inspirasi
banyak jejak yang tak sempat kau bagi
masih ada harapan walau kini tinggal nama
perjuangan masih jauh, kau telah mendahului

api semangat perjuangan tak akan pernah padam
ada yang pergi ada pula yang datang
tetap abadi terkenang wahai kau sang pejuang
gerak perlawanan tak akan berhenti walau nyawa jadi taruhan
sampai cita-cita kebebasan tercapai................

selamat jalan sang pejuang

 
Maguwo 1 April 2012
@PhaulHeger

Thursday, March 29, 2012

Puisi Papua | Demi Satu Tujuan

 Demi Satu Tujuan

Sekian lama rasa resah yang datang
menghampiri tanpa kuharap
berharap saat ini hanya ilusi
tak nyata dalam kenyataan
namun semua fakta, bukan mimpi bunga tidur....

Demi satu tujuan.........
putaran waktu rubahkan semua
masih disini berharap ini berlalu
kami beraksi dengan cara kami
tiada terpaksa, ini panggilan jiwa
yang telah ada sebelum terlahir....

detik menit waktu yang berganti tak goyahkan
semangat! hilang ditengah lesu dan rendah nyali
melihat realita sesama kawan saling menjual
hilangnya idiologi terbeli ambisi hasilnya apatis
berdasar kosong yang searah.......

Semua demi satu tujuan.......
masih ada waktu, walau terasa lama
harapan tetap diatas, walau jalan berliku
aku.... kau, kita dan mereka adalah pelaku
bukan penonton, catatlah bagianmu didalam sejarah
baktikan cinta dalam bukti yang nyata untuk perjuangan


biarlah segala resah, rasa kita bersama hilang tersapu
tak tinggalkan ambisi, ego pecahkan tujuan kita
semakin kita sadari, semakin kita dapat  bersama melawan
ini fakta, bukan ilusi.....satu langkah di dalam perlawanan

merebut hak kesulungan yang kita miliki.................

semua demi satu tujuan, kebebasan sejati
diatas negeri penuh misteri
saat ini, masa kini dan masa depan anak cucu.........

 Maguwo, 29 Maret 2012
@PhaulHeger


Wednesday, March 28, 2012

Hidup Yang Tak Berpihak

Kemana mencari jika semua telah tiada
harapan terasa sirna, tertelan dalam gelap mata
ambisi telah melukai, amarah tersisa hanya tersimpan
tiada mampu berbuat, hanya ada decak amarah

Sudah tiada semua yang dicita-citakan
hidup yang terbebas tak lagi berpihak
hanya segelintir bahkan tak sampai satu dua
hidup sudah tak berpihak, berlari kaki terasa berat

Semakin banyak tanya tak ada jawab
semakin lama semakin terpendam
jauh melebihi dalamnya dasar laut
menunggu saat tiba waktunya

hidup semakin tak berpihak
kenyataan telah membuat kita berbeda
fakta membuat kita terlarut
siapa sih diriku, siapa sih dirimu


By. Phaul Heger
@Maguwo 2012



Puisi Papua | "Bintang Fajar" Bila Tiba Saatnya.....

 "Bintang Fajar" Bila Tiba Saatnya"

Masih tersimpan menanti waktu
Masih menunggu saat yang tepat
Masih diam tak beranjak
Masih ada saat yang tepat untuk  semua terungkap



Bila tiba saatnya tak ada batasan
Bila tiba waktunya akan terus diatas
Tak ada yang batasi dan berani melawan
Semua menjadi satu dalam jiwa yang membara

kini sekian lama masih tersimpan
walau generasi lama berlalu
kini generasi telah berganti
kaum muda bertambah, dipundakmu ingatlah
kaum tua biarlah beristirahat sejenak


Bila tiba saatnya nanti
Ditiang yang kokoh menjulang tinggi
Engkau berkibar dengan gagah perkasa
melambai seirama angin yang berhembus



Raga-raga yang telah hilang  walau tinggal dalam nama
jiwa-jiwa yang masih ada akan terharu menatap angkasa
engkau berkibar disana, menjunjung tinggi martabat
mewakili senyum rakyat bangsaku yang berjuang
demi selembar kain bernama Bintang Fajar...................

Free West Papua
Phaul Heger@Maguwo, 28 Maret 2012

Sunday, March 18, 2012

Puisi Papua | TIADA ARTI BERSAMAMU

TIADA ARTI BERSAMAMU

Semua telah hilang tersapu angin
semua telah musnah
tiada lagi harapan yang tersisa bersamamu
lenyap terbawa tak tersisa

kau yang dulu telah merebut diriku
kau yang dulu berbangga miliki diriku
kau hanya mengeruk isi yang ada didalam
kekayaan alam yang terus kau kuras
kau berikan lahan kepada yang tak seharusnya
kau berbagi yang bukan milikmu
kau atur seenaknya tanpa ada rasa bersalah
kau membunuh yang melawan

Hak hidup tertekan, didalam aturan yang kau buat
Hak kemerdekaan kau jajah walau terjamin dalam mukadimah
Hak politik terampas tanpa ampas
ambisimu melebihi dua kali lipat......


Tahun demi tahun berlalu tak ada banyak hal yang terjadi
Tahun demi tahun berlalu hanya kenangan goresan luka, suara-suara merdeka
Kau kejar dengan slogan separatis, kau tangkap bahkan penjarapun penuh
Diatas tanahnya sendiri harus diperlakukan dengan rasa tak adil

kini semakin jelas, tiada arti hidup bersamamu, tiada harapan denganmu
dan hanya akan tersisa kehancuran dan ketertinggalan yang kau sengajakan.....
cerita sejarah yang tak bisa kau lenyapkan, begitu saja....
cerita sejarah turun temurun, membuka mata generasi yang akan bangkit melawan
yang akan bersatu untuk mengusir engkau keluar dari tanah air ini............. 

Tercatat dalam sejarah, Negara telah terbentuk, 
Silahkan tinggalkan, keluar jauh biarkan kami
mengatur masa depan kami dengan cara kami sendiri.................

FREE WEST PAPUA

BENDERA WEST PAPUA
LAMBANG NEGARA WEST PAPUA


Thursday, March 15, 2012

Puisi Papua | Masih Ada

Masih Ada

Dibungkam dibawah aturan
Hak berkumpul dicurigai
Hak politikpun dirampas
Semena-mena diatas negeri bak tiada penghuni

Aturan dibuat jauh dari jakarta
Aturan lahir dari pusat
berlaku tak sesuai namun tetap dipaksa
melawan....dianggap separatis

Ini tentang hak sebuah bangsa
ini cerita perjuangan penuh derita
diatas tumpukan tulang belulang
kau urai dalam kematian tak jelas

Suara yang ada dihilangkan paksa
telinga tak mendengar walau suara nyata
teriakan yang lain di jawab yang lain
aneh semakin aneh.................

seribu kali cara coba kau pakai
semakin kau tindas tak akan hilangkan
kami telah bertumbuh, bukan menjadi tunas
tetapi pohon yang besar menjulang tinggi

tak mudah kau patahkan, ini bukan soal satu dan dua
tetapi ini soal makhluk hidup diatas negeri yang telah kau rampas
kami masih ada, kami masih ada....kami akan bangkit melawanmu
caramu tak mematikan semangat kami......

kami akan terus berjuang hingga kami meraih cita-cita kemerdekaan kami.......

Phaul Heger @Maguwo,3 Maret 2012

Ikuti Diriku

Yang ada diantara yang terpikir olehku
yang hadir disaat aku berkata
yang keluar saat aku berkata
semua tentang diriku


sejauh langkah, pikiran yang melayang
terlahir dan tersusun ikuti kata hati
yang tak terpisahkan oleh titik dan koma
diriku dengan caraku, ini pikiranku

ikuti dan ikuti yang terpikir olehku
masuki ruang saat bersama didalam asa yang ada
kau yang selalu ada untukku, jadi tempat tercurah
untuk segala rasa yang terlewati

ku ingin bagian dalam ceritaku dapat kau simpulkan
ku ingin setiap maksud kata terurai dapat kau simak
bukan maksud melebihimu, namun ku ingin kau ikuti diriku
ikuti dalam segala ruang yang ku ikuti

dalam lintasan kita bersama bergerak
kuingin arah tujuan tetap satu dan tetap
ikuti dalam semua alam pikiranku
yang ku ingin kau mengikutiku dalam segala hal..................

Phaul Heger @Maguwo, 14 Maret 2012


Monday, March 12, 2012

TERSAKITI RAGA

hidup ini sudah tak ada arti
hidup ini hanya sebentar
masa singkat yang tak terasa
namun semakin terasa perih

tanpa kebebasan yang kami miliki
ikut merdeka didalam penjajahan
rasa yang digemborkan tak sama
kami hanya hidup dengan raga teraniaya


bayang harapan hanyalah mimpi yang tak nyata
bayang kebebasan seakan telah mati
kita hidup bersama tetapi penuh kepalsuan
kita hidup bersama tetapi berbeda idiologi



aku papua, bukan indonesia
aku papua sejarahkupun berbeda
kemerdekaanmu kau paksakan untuk jadi bagianku
tetapi kemerdekaanku berbeda denganmu


hanyalah jiwa yang akan terus bangkit,
hanyalah semangat yang terus ada didalam jiwa
sedangkan ragaku telah kau sakiti
ragaku telah kau batasi didalam jeruji gelap



tak ada suara hanyalah jerita dalam doa
tangisan dan harapan pada pencipta
tersakiti raga karena satu tujuan suarakan kebenaran
semakin kau bungkam raga, jiwa semangat merdeka semakin berkobar

kami tak takut padamu wahai penjajah,
semakin kau bantai, semakin kau tindas
semakin nampak pula ternyata kau belum dewasa
kebijkanmu telah salah dalam tindakan

kejahatanmu akan terbalaskan..............


By. Phaul Heger
@Maguwo 2012

Terlena Dalam Buaian

Telah kau lalui semua didalam kehidupan
Telah kau jalani semua ditiap waktu
rasa bersama di dalam satu kesatuan
kepalsuan tak kau tahu

Dirimu telah terlena didalam buaian harapan kosong
mimpimu seakan indah dalam tidur
tetapi kenyataan tiada.........
hanyalah penderitaan panjang rakyatmu
semakin terbelenggu didalam ketidakadilan


kau harus sadari, kau harus pahami
ini tanggung jawabmu, mengapa kau biarkan
mengapa berdiam, dan terus berdiam
menjalani hari bersama mereka

ingatlah kawan, kita tak sama seperti mereka
ingatlah kawan, kita bersama tetapi berbeda
perbedaan itu bukan karena kita berbeda warna
tetapi kita masih terjajah oleh mereka...........

sadari, bangkit dan lawan
dipundak kita generasi penerus
terletak tanggungjawab untuk berjuang
membebaskan rakyat dari tangan penjajah..............

Wednesday, March 7, 2012

Pergilah Kau

Pergilah kau, pergi dariku.........
semakin ku rasakan jiwaku terbakar
semakin kurasakan amarah memuncak
aku diam hanya bisa melihat
aku diam hanya bisa biarkan

tanpa mampu melangkah, tanpa mampu melawan
tak mungkin.... itu rasa yang hadir, 
walau kenyataan didepanku telah hadirkan luka


perih menusuk, rasa dijiwa, darah berdesir
negeri penuh damai telah kau nodai,
negeri dengan sejuta misteri telah kau rampas
yang bersuara kau tindas, kau bunuh
raga tak berdaya jiwapun semakin terhina

ini negeriku, kau datang hanya untuk merampas
ini tanah airku, kau hadir hanya untuk merusak
kau penjajah berkedok seribu rupa
 kau penindas dengan hukum keberpihakan



diatas tulang belulang rakyat 
yang terbantai di atas negerinya sendiri
menangis air mata tak ada akhir
mugnkin semua ini akan terus berlanjut 
dan akan berakhir jika kau telah pergi..

akan terus ada perlawan, hingga kau dipaksa pergi
tinggalkan tanah air kami, west papua...........


 

kesepianku

sempat terpikir dalam benakku
sempat hadir keraguan
sempat hadir begitu banya tanya
tentang cerita kisah cinta cinta


telah lama kita jalani
telah lama kita bersama
telah lama cinta di hatiku dan hatimutejalin
lalu haruskah semua itu berakhir ?

ku tatap jauh rembulan disana
tak ku lihat bintang, menemani rembulan
ku sendiri disini tanpa dirimu sayang
kesepian dalam kesendirian

hadirmu mengubah segalanya
hadirmu membuat diriku bergairah dala menatap masa depan
jika kini kau ingin pergi dariku, tegakah dirimu?
jika memang itu keputusanmu, kan ku terima semua.............

Maguwo, Maret 2012

Tuesday, February 28, 2012

Ku Coba

semangat terasa memudar
langkah yang laju semakin lambat
jalan yang terlihat mulus tak nampak bagiku
seakan berkelok mematah arah

asaku diujung tanduk
ingin berbagi pada siapa
ingin bertanya pada siapa
semakin terasa, jalan ini kulalui sendiri

yang kuharap kau dapat menjadi curahan
tempat mengeluh dalam perjalanan ini
tempat berbagi dikala aku dalam kemurungan
segala asa berbagi bersamamu


semua telah hilang, itu yang kuarasa
di sela kehampaan perasaan dalam
di sela keletihan dalam langkah
tetap ada semangat yang mendorong
ada kuasa tak terlihat tetap bersamaku

Aku tau diatas segalanya masih ada Dia yang dapat memberi harapan
akan ku coba walau jalanku sendiri
akan ku buktikan yang bisa ku lakukan
dengan sisa-sisa semangat aku harus bangkit.................

Tuesday, February 21, 2012

Gerimis Malam

Saat kegelapan malam tiba, kesendirian dalam sudut kamar
ada renung dalam  lintasan otakku, terpikir dirimu
ada dirimu namun hanya bayang yang tersisa.....
ada kesepian kau tak disini, disisiku.......
ingin ada disisimu namun tak mampu ku tahan bayangmu


gerimis diluar, jadikan malamku semakin dingin
ku tepis rasa gundah, ku buang jauh rasa ragu
mungkin cinta makin menipis, setipis gerimis yang jatuh
mungkin tak lagi seperti dulu, kau tak ada disisiku


ingin aku akhiri malam, terlelap dipembaringan
ingin aku menggapai pagi dalam hayalan buaian
ingin aku terlena, lepaskan beban terpikir tentang dirimu
sejenak masuki alam imajinasi....
aku tak mampu, matakupun masih terbuka.........


gerimis malam, rintik menetes tak berhenti seirama
terbaring namun tak terlelap, terbujur namun tak tertidur
pikiran menerawang melintasi malam mencari bayang dirimu
ku tau, kau juga memikirkan diriku, 


raga boleh terpisah, namun cinta menyatu dalam rasa yang sama
ditiap waktu ada cinta dan cembru...........................................

by.Phaul Heger

Thursday, February 9, 2012

Selamat Ulang Tahun Sayang

Tahun tahun yang berlalu
tinggal jadi  kenangan
yang baru jadi misteri


maknai hari hari kita bersama
saat waktu berlalu pergi
usia pun ikut bertambah


waktu yang terus berganti..
ini
melaju........
meninggalkan..
dan menjemput segala harapan
hingga…
tanpa kusadari kini usiamu telah bertambah setahun lagi..
"Selamat Ulang Tahun Sayang
Semoga Dengan Bertambahnya Usiamu
Bertambah pula berkat yang diberikan
Sang Kuasa kepadamu
Hingga tercapai pula
semua angan dan cita-citamu......

Tuesday, January 31, 2012

Untuk sesaat

Sepi kurasa disaat kau tak ada disini
ku tatap ruang yang hampa
dinding sepi ruangpun senyap
kau pergi untuk sesaat
ku rasa begitu lama

kesepianku karena dirimu
kerinduanku karena kau tak ada
ingin membelaimu hanyalah bayang kosong
tak membekas jejakpun hilang

untuk sesaat kau pergi
kurasa begitu lama
cintaku cepatlah kembali disisiku
agar ku peluk kau  terbaring disisiku

melewati malam ini kita bersama
melewati waktu ini menuju esok
melewati saat-saat ini bersama
dan segala harapan cinta kita
untuk sesaat ku yakin kau akan kembali disisiku





Sunday, January 29, 2012

Bersamamu

Bersamamu jalani hari-hari
Bersamamu lewati waktu
Bersamamu ditiap langkah
Dan akan selalu bersamamu

Untuk cinta ada waktu
Untuk cinta itu yang terpenting
Untuk cinta hal yang utama
Untuk cinta harus selalu bersama

Bagiku tak bersamamu terasa hampa







Saturday, January 28, 2012

Puisi Papua | Kita Pasti Bisa

Kita Pasti Bisa

hilang kata jadi membisu
mau mulai dari mana
jika semua seakan hilang tak bermakna
bak mati suri, keheningan yang tersisa


kita terus saja lewati
sesaat kita tersadar namun
seakan lupa lagi, berdiam dan biarkan

ini masa kita, inilah saat kita
jika kita menunggu, tak akan ada yang memulai
jika kita berdiam, tak akan ada jawaban yang datang
jika kita, jika kita dan jika kita

berdiam, menunggu, malastau
ingatlah...........
kita bersama itu kekuatan kita
kita bersatu semakin kita kuat
kita bersama hadapi dan hancurkan tembok ini

satukan langkah rapatkan barisan
maju! lawan semua sistem imperialis
maju! hancurkan setiap jengkal kapitalis
kita pasti bisa meraih cita-cita harapan kita...........
kita pasti bisa hadirkan senyum ceria
di generasi selanjutnya dalam alam kemerdekaan........

By. Phaul Heger
sudut kota kolonial

Friday, January 27, 2012

Puisi Papua | Jejak Perjuangan

Waktu telah sekian lama berlalu
catatan dalam cerita-cerita tersimpan
kembali terkuak
harga diri yang hilang terungkit lagi

cerita panjang tentang sebuah harapan
dari generasi ke generasi
jejak perjuangan yang terus bergema
masih terus terdengar, sayup dan reda

malam berganti, ada cerita baru
siang berlalu, masih juga punya cerita
ada pilu terasa, bahkan asa seakan hilang
ada duka airmatapun mengalir
asa seakan tiada, namun tetap berharap

jiwa tergores, didalam luka rasa yang ada
pilihan hanyalah berjuang
diam dan diam akan semakin tertindas,
diam dan diam tak kan ada jalan

inilah masamu, dipundakmu terpikul beban ini
harus bangkit, mengkiuti jejak-jejak perjuangan
mereka telah memulai dan kita yang melanjutkan
mengikuti jejak perjuangan
menuju kebebasan tanah pusaka
tanah leluhur......Papua Barat

By. Phaul Heger
@Maguwo