Saturday, July 10, 2010

Angin Lalu

Tak ada kata indah yang terucap
Tak ada kata mesra yang terdengar
Ketika semua terhempas
ketika semua tersulut amarah
Tiada daya yang berdaya
Tiada hati yang berhati
Semua terbawa, terhanyut oleh hawa dan nafsu
Semua terlena dalam bayang gelap kenikmatan
Semua puas dengan hasil sesaat

Buaian indah terasa sekejap
Menghilang tanpa disadari
Memburu desahan jantung
Cinta terlajur pergi
kemunafikan mendasari cinta
musnahkan semua rasa tinggalkan derita
dendam dan airmata

Pertemuan tiada berguna
lain dulu lain sekarang
siapa dirimu sekarang
semua tiada guna lagi
biar kau berlalu bagai angin
biarlah kau menjadi angin lalu
hembusan yang terasa namun tak terlihat

Kapan Penantian Ini Berakhir

Lama terasa diriku tanpamu
Kau jauh membuatku bagai mati rasa
Separuh hati yang tinggal
desah rindu dalam diam
terucap kata mengenangmu
kembalilah kesisiku

kuingin hadirmu temaniku
obati segala rasa gundahku
hilangkan perihnya hati yang sepi
tergores kenangan bersama
biar hilang semua dahagaku
tetaplah kau disisiku selamanya

Kala renung tanya hadir
terlintas begitu cepat
menghilang namun tinggalkan tanya
kapan penantian ini akan berakhir?

Biar terjawab semua
tetaplah kau disisiku
bersamaku menuju esok yang menanti

For you My Love

Monday, July 5, 2010

Sebuah Rasa

Jika aku berdiam bukan karenamu
Jika langkah terasa berat
tapak seakan tak berbekas
bagai roda yang memutar terus
janganlagi kau salah artikan hidup diriku

aku menyanyangmu
kau yang membuatku memahami arti sebuah hati
kau yang membuat ku paham tentang sebuah rasa
sakit terasa bila disalahkan tanpa sebab
senang bila di perhatikan, berlalu bersama
jalani liku hidup ini
tiada rasa tak berarti tanpamu

Selalu berharap agar menjadi sebuah rasa
bukan yang manis dan pahit, namun diantara manis dan pahit itu
mungkin jalan kita tak selalu lurus
mungkin ucapan kita tak selalu jujur
namun itulah sebuah rasa yang terlanjur hadir
mengisi ruang hatiku ini.....................

Jogja, 05 July 2010